Wednesday, July 20, 2016

Sejarah Kec.Sepulu

   Sepulu adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Bangkalan, Provinsi Jawa Timur, Indonesia. Daerah ini terletak di Pulau Madura. Dari sejarahnya nama Sepulu ada dua versi, (1) Sepulu berasal dari 1 pulau kecil (sepulau) yang konon daerah ini jika air laut pasang maka membentuk pulau kecil sehingga masyarkat memberi nama Sepulau (Sepulu).(2) Sepulu berasal dari jumlah sumur-sumur yang dulunya dikeramatkan dan biasa dijadikan sumber air minum oleh masyarakat, rasanya enak dibandingkan sumber air lainnya, sepanjang tahun airnya tak pernah kering. Sumur-sumur itu berjumlah 10 Sepuluh (Sepulu) sumur(sumber)sehingga kerena air merupakan sumber kehidupan manusia maka dinamakanlah desa tersebut Sepulu. Sampai saat ini sumur-sumur yang masih dijadikan sumber air minum sebagian masih ada dan difungsikan dengan baik." Namun, disini sedikit menambahkan tentang Sepulu yang penulis ketahui : Sepulu (bahasa Madura Sepolo/Sapolo) adalah nama Kecamatan (Kec. Sepulu) juga nama Desa (Ds. Sepulu).
Ds. Sepulu ini terletak di pinggiran pantai yang sebelah baratnya berbatasan dengan Ds. Maneron yang masih dalam ruang lingkup kecamatan Sepulu, sebelah selatan berbatasan dengan Desa Kalabetan, sebelah timur berbatasan dengan Desa Prancak, sedangkan sebelah utara adalah laut lepas. Sebagaimana masyarakat pinggiran pantai, profesi sebagai nelayan menjadi profesi sebagian dari masyarakat disana. Desa. Sepulu menjadi pusat pemerintahan dalam ruang lingkup kecamatan, sehingga kantor kecamatan, kantor polisi, pasar dan pertokohan-pun ada di desa tersebut.
Sepulu juga nama sebuah kecamatan (Kec. Sepulu). Sebelah timur berbatasan dengan kecamatan Tanjung Bumi. Kesebelah selatan, Kecamatan Kokop dan Geger. Sebelah barat, Kecamatan Klampis, yang kebetulan berbatasan langsung dengan Desa Klampis. Sebelah utara adalah laut lepas. Sejarah mengenai Sepulu memang banyak versi, dan apa yang disebutkan di dalam wikipedia merupakan bagian dari versi-versi sejarah yang ada. Namun, cerita yang berkembang dalam masyarakat di lingkungan kecamatan Sepulu sendiri bukan seperti itu. Sepulu dalam bahasa Madura adalah Sapolo/Sepolo, nama untuk menyebut angka sepuluh (10). Untuk pengucapan kata Sapolo atau Sepolo tergantung dari kebiasaan masyarakat masing-masing. Cerita yang berkembang dalam masyarakat disana adalah nama Sepulu diambil dari jumlah santri yang dulu pernah datang ke wilayah tersebut. Konon, ada 10 santri (musyafir) pengelana yang berasal dari arah barat, berjalan di dipinggir pantai dan sesampai di sebuah tempat, kesepuluh santri tersebut kemudian menetap. Nah tempat kesepuluh santri yang menetap itu kemudian di namakan Sepolo, yang selanjutnya dalam bahasa Indonesia disebut Sepulu. Jika kata "Sepulu" mengikuti nama angka 10, maka seharusnya dalam bahasa Indonesia adalah "Sepuluh" (Kec. Sepuluh / Desa Sepuluh). Namun, jika mengikuti vokal penyebutan dalam bahasa Madura, maka dapat dibenarkan dengan penyebutan "Sepulu". Berasal dari kata "Sepolo" berubah menjadi "Sepulu". Sehingga disebut Kec. Sepulu dan Desa Sepulu.

No comments:

Post a Comment